Solusi Selulit

Posted on Januari 24, 2010. Filed under: Fisioterapi | Tag: |

Apa itu Selulit ?

Selulit adalah :

1. Istilah itu pertama kali muncul di Swedia kemudian diadobsi di Perancis dan akhirnya mendunia.
2. Istilah itu untuk memberikan nama dimana dibawah kulit terjadi gumpalan lemak sehingga jika diraba keras, dingin dan sedikit nyeri bila ditekan.
3. Orang lain mengatakan seperti spon atau adonan.
4. Pada wanita sering terjadi di pinggang, paha,lengan.
5. Pada pria terjadi di perut
6. Wanita ditakdirkan lebih mudah terjadi cellulite dibanding pria

Bagaimana terjadinya selulit ?

1. Berdasarkan teori toxins, terjadi akumulasi toxins yang tidak dapat diproses tubuh didorong masuk ke simpanan lemak dibawah kulit akibatnya menjadi keras dan menonjol.
2. 1998 teori toxins itu dibantah karena setelah diteliti oleh New York’s Rockeveller University tidak ada toxin tapi hanya lemak biasa dan normal.
3. Dibawah kulit memang disimpan lemak untuk menahan panas tubuh dan melindungi benturan dari luar terhadap benda keras.
4. Kantong penyimpanan lemak itu terbuat dari serabut collagen disebut septa, dan septa inilah sebagai penghubung kulit dengan jaringan dibawahnya.
5. Pada pria serabut collagen tersusun diagonal sehingga bentuk septa cenderung tertekan kebawah/kedalam, akibatnya permukaan kulit tetap rata tidak menonjol.
6. Pada wanita serabut collagen tersusun tegak lurus sehingga septa berbentuk kotak persegi empat, akibatnya jika penuh cenderung menyembul ke permukaan kulit dan kulit menjadi terasa tebal dan keras.
7. Selanjutnya University of Florence di Italia menemukan bahwa ada dua jenis celluite yg berbeda ;
  • Susunan septa lebih kecil dan halus sehingga muatan lemak terbatas, meskipun tetap menekan ke permukaan tapi tidak terlalu besar.
  • Cell lemak dalam septa mempunyai daya pengikat air yang tinggi disebut cell proteoglycans, karena itu rasanya dingin dan menonjol.

Faktor lain yang mempengaruhi terbentuknya selulit :

1. Radikal bebas
  • Serangan radikal bebas dapat merusakkan sel lain dan sejumlah partikle yg rusak ini cenderung diikat oleh collagen dan elastin pada kulit, akibatnya kulit menebal dan keras.
  • Jika radikal bebas menyerang septa langsung,akan berubah menjadi tidak elastis, sehingga mengkerut kedalam menjadi lesung (dimpled skin). Selanjutnya jika tubuh berusaha memperbaiki septa tersebut akan cenderung berpotensi tumbuh cellulite.
2. Sirkulasi yang buruk/tidak lancar

Pada sistem sirkulasi darah bertugas membawa oksigen dan nutrisi untuk diolah dalam sel. Cairan limfe bertugas membuang racun dan segala produk yang tak berguna berkat proses metabolisme sel. Jika kedua sistem tersebut terhambat, terutama di paha dan pinggang karena posisi senantiasa terlipat dan tertekan kursi/tempat duduk.

3. Faktor Genetik

Walau belum begitu jelas  penelitian di AS menunjukkan sbb :

  • Keturunan orang tua normal peluang gemuk 10%.
  • Salah satu ortu gemuk, peluang gemuk menjadi 40-50 %
  • Kedua ortu gemuk, peluang menjadi 70-80 %

Mengapa Selulit hanya di paha dan pinggang saja ?

1. Karena sirkulasi daerah tersebut stagnasi.
2. Bagi wanita memang secara genetical terprogram area tersebut sebagai gudang lemak/fat, bahkan bisa 6 x lebih banyak dibandingkan area tubuh lain.
3. Selebihnya fat disimpan di bawah perut, lengan, dan tengkuk/kuduk.
Penyebab terjadinya selulit :

Ada beberapa faktor pemicu a.l :

1.  Faktor Usia

Setelah 30 th pertambahan lemak rata-rata mencapai 4,5 – 8 kg/decade , sehingga resiko terbentuknya cellulite lebih besar. Disisi lain kulit menipis sehingga cellulite semakin tampak. Septa juga mengeras sehingga kulit tertarik kedalam (dimple skin).

2. Gaya hidup kurang gerak

Kurangnya aktifitas menyebabkan sirkulasi tidak lancar, terutama aliran limfe yang tergantung dari kontraksi otot. Disisi lain terdapat kalori yang berlebihan.

3. Kelebihan berat badan.

Hampir 30% wanita overweight

Berat badan ideal, diukur dengan Body mass index atau BMI, maka :

BMI = Weight (kg) : ( height(m)xheight(m))

Jika diantara 25 – 29.9  berarti  BB anda berlebih

Jika ditemukan lebih dari 30  termasuk overweight berat.

Masih ada beberapa cara mengukur berat badan, yang tidak akan dibahas disini misalnya :

  • Tabel Standard Harvard
  • Standar Brocca
  • Standar Metropolitan Life Insurance Co.
  • Pengukuran Lipatan lemak Bawah Kulit
4. Perokok

Menyebabkan pembentukan radikal bebas, jutaan radikal bebas masuk setiap isapan.

Juga memicu produksi enzyms MMP (matric metalloprotein) yang akan memotong-motong collagen shg kulit menipis dan selulit tampak nonjol.

5. Toxins

Terlalu banyak minum alcohol, coffe, makanan berlemak, makanan berkadar gula tinggi.

6. Sengatan sinar matahari

Sengatan sinar matahari langsung lebih dari 4 menit dapat merusakkan collagen dan elastin dibawah kulit.

7. Dehidrasi

Lebih 27 % populasi tergolong dehidrasi

(American Dietetic Association), gejalanya telat mikir, sakit kepala dengan gerakan sedikit kepala terayun, ingin minum terus. Pada hal cairan tersebut akan di tahan oleh selulit. Anjuran minum 8 gelas air, tea, orange juice, susu, kurangi kopi dan jangan air putih saja.

8. Food Intolerances

Makanan yang tak mampu dicerna akan membusuk dan menjadi racun, selanjutnya memicu terjadi cellulite

9.  Stress

Dlm keadaan stress otot tubuh menegang dan menghambat sirkulasi terutama cairan limfe.

Disisi lain stress memicu hormon cortisol yang merangsang nafsu makan. Stress juga meningkatkan adrenalin yang bisa mengganggu keseimbangan natrium/kalium.

10. Hormon oestrogen

Hormon oestrogen cenderung meningkat selama hamil atau setelah menopause, dan hormon ini cenderung menahan cairan dan lemak. Pendapat lain mengatakan bukannya hormon oestrogen yg memicu cellulite, tetapi karena tidak adanya testosteron.

11. Natrium/kalium tak seimbang

Keseimbangan natrium dan kalium sangat penting untuk menjaga efisiensi aliran oksigen , nutrisi dan bahan sisa dari dan ke sel-sel tubuh. Natrium berfungsi menyerap dan kalium mengeluarkan. Pola makan kita cenderung lebih banyak natrium dan kurang kalium, akibatnya retensi cairan yg jangka panjang regenerasi sel tidak bekerja dengan baik sehingga merusak struktur.

12. Tidak makan pagi

Dengan berbagai alasan orang banyak yang tidak makan pagi, pada hal perut kosong. Akibatnya sering mengkompensasikan dengan makan siang berlebih atau makanan kecil yang jika dihitung kalori yang masuk lebih tinggi daripada makan pagi.

13. Pakaian ketat

Model trendi seperti celana jeans yang ketat, ikat pinggang lebar, tumit sepatu tinggi, berpotensi membatasi gerakan fisik sehari-hari dan juga gerakan alami di dalam tubuh. Hambatan ini berakibat meningkatnya pembentukan selulit.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Bloger Indonesia

  • Lab. Komputer

    Lab Komputer
  • LOTUS YOGA
  • Omron A good Sense
  • GlucoDr
  • AlatFitnessJakarta
  • Life Fitness
  • Free AVG
  • virus-free-Kaspersky
  • YogaFinder.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: