Wanita dan Olah Raga

Posted on Januari 11, 2010. Filed under: personal trainer | Tag: |

Olah Raga untuk Wanita

Perbedaan antara laki-laki dan wanita :

  • Wanita Ototnya  lebih kecil
  • Kekuatan otot wanita: 30% dari kekuatan otot laki-laki
  • Persendian wanita : lebih lentur
  • Kemampuan jantung dan paru-paru wanita : lebih kecil
  • Hormon wanita lebih banyak
  • Lemak Subcutan wanita lebih tebal
  • Tulang wanita : kepadatan sama, tulang panggul lebih besar, lutut bentuk X, emosi lebih tinggi

Olah raga yang cocok untuk wanita :

  • Yang bersifat gerakan gemulai
  • Yang tidak banyak power
  • Yang mempunyai banyak kelenturan

Cara berolah-raga untuk wanita :

  • Frekwensi : 3-5 x perminggu
  • Intensitas : TZ = 60 – 90%xDNM  (220-umur)
  • Tempo : 20 – 60 menit
  • Macan olah raga : Aerobic, Jalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, senam, skiping
  • latihan beban : 2-3x perminggu ( otot tidak akan terlalu besar hanya kencang )

Masalah pada wanita :

  • Menstruasi

Keluarnya darah setiap bulan secara teratur

Disebabkan pengaturan hormon-hormon

Darah berkurang – Anemia

Gejala-gejala : pusing, mual-mual, muntah, sakit badan, lemas

Kadang-kadang perlu tambahan suplemen penambah darah

Kegiatan olah raga menjadi terbatas : batas intensitas dan lama latihan

Bila terlalu sakit jangan berolah raga

  • Hamil

Adanya janin sebagai hasil pembuahan didalam kamdungan

Beban tubuh menjadi bertambah : sirkulasi darah dan makanan

Berat tubuh menjadi bertambah

Perubahan posisi tubuh : panggul cenderung diputar kebelakang – sakit pinggang

Perubahan hormonal

Olah raga teratur : lama 15 menit, intensitas DN = 140/menit

Macam olah raga : Senam hamil, jalan kaki, jogging

Awas udara panas

  • Melahirkan

Lahirnya bayi : normal dan abnormal

Tidak dapat berolahraga

  • Masa nifas :

– masa pemulihan lebih kurang 40 hari

– adaptasi badan dengan keadaan semula

– berat badan menurun

– hormon adaptasi kembali ke normal

– otot, tendon, dan ligamen masih lemah

– payudara membesar

– hindari gerakan yang sulit

– olahraga dimulai setelah masa nifas : lama latihan dikurangi

  • Menyusui
  • Menopausea
  • Osteoporosis
  • Gangguan makan
  • Cedera penyakit ( Hematom, sprain. strain, kejang otot

Sumber : dr. Hario Tilarso, SpKO, FACSM

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Bloger Indonesia

  • Lab. Komputer

    Lab Komputer
  • LOTUS YOGA
  • Omron A good Sense
  • GlucoDr
  • AlatFitnessJakarta
  • Life Fitness
  • Free AVG
  • virus-free-Kaspersky
  • YogaFinder.com

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: